Sabar dan ulet

Seharian kujelajahi pelosok desa sambil refhresing mencari udara segar di pedesaan meski dengan sepeda motor yang mulai udur tapi tak mengurangi semangat. Kekhawatiran tap selalu ada manakala menghadapi jalan dengan turunan yang tajam dan berkelok dan hadapi tanjakan yang membentang,maklum tak seperti ku masih miliki motor gede kemanapun dan medan apapun tak pernah gentar.Banyak pengalaman yang sangat berharga dari hasil kunjungan lapangan disamping silaturahmi pada semua klien TBC banyak pula belajar tentang arti kehidupan yang selama ini kita sendiri hanya sekedar teori dan dilapangan adalah aplikasinya yang nyata

Kemiskinan di pedesaan dan rendahnya status nutrisi masyarakat menjadi salah satu penyebab angka TBC masih tetap ada di Indonesia. Kurangnya ventilasi dan penataan ruangan pemukiman yang sehat yang menjadi dilema terhadap proses penyembuhan. Kurangnya gizi atau nutrisi yang disebabkan kemiskinan juga sangat berpengaruh dalam proses penyembuhan penderita TBC. Tanggung jawab siapa? ini adalah yang selalu terpikir dalam setiap penanganan kasus dilapangan. Pemerintah dalam hal ini Puskesmas sebagai ujung tombak terdepan hanya mampu memberikan pelayanan yang paripurna sebatas pengobatan dan konseling. Motivasilah yang sangat berarti agar mereka tak menjadikan kemiskinan menghambat proses penyembuhan.

Baca lebih lanjut

Iklan

Gunung yang harus di Daki

” Sesungguhnya seorang mukmin itu melihat bahwa tangan Allah-lah yang menciptakan segala sesuatu yang dia lihat di alam yang indah ini. Dia melihat pula keindahan Allah di dalam keindahan makhluq-Nya, dia melihat di dalamnya, “Perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu.” (An-Naml: 88)

” Yaitu Dia, “Yang memperbagus segala sesuatu yang Dia ciptakan.” (As-Sajadah: 7) “

“Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata.” (Qaaf: 7)”

Itulah salah satu bukti kebesaran Alloh dan begitu Alloh mencintai keindahan yang diperuntukan untuk manusia untuk berpikir menggunakan akalnya untuk mengakui bukti kebesaran Alloh SWT. Alloh menjadikan manusia sebagai khalifah dimuka bumi bukan makhluk yang lainnya. agar manusia mampu mengelola alam dan semakin bersyukur.

Banyak manusia yang mencoba mentaklukan semua puncak gunung yang Alloh ciptakan dan itu semua merupakan pertanda bahwa manusia menggunakan akalnya Setiap orang orang yang berhasil mentaklukan puncak gunung tertinggi  tentunya selalu dipublikasikan sehingga dikenal banyak orang karena keberhasilanya. Orang yang mendaki puncak yang biasa biasa aja tentunya tak seperti mendaki puncak tertinggi.

Baca lebih lanjut

Berani Bermimpi

Mimpi adalah merupakan peta dalam menuju kesuksesan,dengan mimpi itu bagaimana kita bisa meraihnya apabila kita tak pernah mau menjelahi dan membuat jalan untuk menuju kesuksesan. Sukes itu perlu kerja keras dan do’a.Kadang kita terbelenggu oleh berbagai macam faktor yang setiap hari terjebak oleh rutinitas sehari hari. Kilas balik pada keadaan masa lalu dimana kualami bagaimana rasanya tanpa bantuan orang yang dicintai bisa bangkit dari keadaan.Kemudian terbuai oleh kesusksesan yang sesaat yang akhirnya menjerumuskan ke jurang kemiskinan. Mengemis pada orang tak membuahkan hasil dan mengemis pada Alloh tanpa perjuangan dan kerja keras tak akan pernah mendapatkan.

Awalnya kusikapi dengan emosi dan menyalahkan sang Pencipta bahwa Alloh tak adil.Astagfirullohal’adhim hingga aku terus berpikir bahwa ini adalah cara Alloh masih menyayangi makhluknya dan semestinya aku menyikapinya lebih bijak. Manusia diberi kemampuan berpikir dengan berbekal Otak yang terdiri satu trilyun sel  dan  100 miliar sel aktif dan 900 miliar sel yang menghubungkannya,bodohnya aku bahwa ilmu itu pernah kudapatkan di bangku kuliah dan mengapa aku harus terpojok di satu masalah yang tak pernah mencari solusinya yang lebih baik. Kubulatkan tekadku kembali bahwa aku tak boleh lagi mengemis pada siapapun kecuali minta keridhoan Alloh sebagai sang Pencipta. Man Jadda wajadda, Kata itu sering kudengar saat aku duduk dipesantren dan memaknai arti yang sebenarnya adalah dengan mengaplikasikannya dalam keadaan sekarang.

Baca lebih lanjut

Sebuah Catatan

Hidup adalah suatu perjalanan yang membutuhkan perjuangan untuk mencapai tujuan hidup yang sesungguhnya yaitu kebahagiaan di Dunia dan akhirat. Hidup tak selalu berjalan dengan mulus melainkan berbagai upaya Tuhan memberikan kehidupan pada manusia sebagai makhluknya. Berbahagialah bagi mereka yang menjalani hidup serba mudah yang dilengkapi oleh fasilitas dari kedua orang tuanya. Lain halnya yang kualami begitu panjang cerita yang mengukir kehidupanku hingga memaksaku untuk terus bertahan dan mencapai tujuan hidup.

Menyerah, adalah kata bagi orang yang sudah tak bernafas lagi demikian yang aku sering bisikan dalam kehidupanku. Keadaan orang tuanku yang tak mampu hampir menenggelamku dalam kebodohan dimana saat itu orang tuaku tak mampu lagi membiayai kau ke tingkat sekolah lanjutan pertama. Hanya satu keyakinanku bahwa Alloh akan selalu memeberikan jalan. Tahun demi tahu meskipun tanpa bantuan orang tua kahirnya aku mampu menyelesaikan pendidikan tingkat pertama hingga ke jenjang tingkat atas.

Baca lebih lanjut